Situ terletak di Desa Tarumajaya, Kabupaten Bandung

Femme.id, Bandung – Lokasi Situ Cisanti hanya sekitar 60 KM saja dari Kota Bandung. Situ Cisanti yang merupakan hulu Sungai Citarum ini.

Tidak hanya dikenal sebagai hulu Sungai Citarum, rupanya terdapat fakta lain dari Situ Cisanti ini.

BACA : Lembah Brayeun, Tempat Wisata Alam Eksotik di Aceh

Simak selengkapnya dalam tulisan berikut ini, sebagaimana yang dikutip situs Dinas Pariwisata Pemprov Jabar dari Tribun News:

1. Dikelilingi Gunung dan Miliki Banyak Mata Air

Uu (34), seorang penjaga Situ Cisanti, mengatakan, Situ Cisanti dikelilingi oleh banyak gunung dan memiliki banyak mata air.

BACA JUGA : Liburan Akhir Tahun di Pantai? Pertimbangkan Tempat Ini

“Di sini kan dikelilingi oleh beberapa gunung seperti Gunung Malabar, Gunung Rakutak, Gunung Wayang, dan Gunung Bedil. Ada juga tujuh mata air, di antaranya mata air Cisanti, Cisadane, Cikawedukan, Citarum, Cihaniwung, Cikoleberes, dan Cikahuripan,” ujarnya.

Di lokasi, Anda bisa menikmati jernihnya air Situ Cisanti dan segarnya udara karena di kelilingi oleh pepohonan yang masih alami.

Info seputar destinasi, dan rekomendasi tempat wisata lainnya, bisa diklik di sini.

2. Tempat untuk Kemah

Tidak hanya bisa mengambil swafoto dengan latar belakang yang indah, Anda juga bisa mengajak sekelompok orang untuk berkemah atau camping di lokasi.

Uu dan 19 orang pengelola lainnya, siap membantu kegiatan kemah Anda.

Hanya dengan 15 ribu rupiah per orang, Anda sudah bisa menikmati serunya berkemah di alam terbuka.

3. Terdapat Kolam Pemandian Prabu Siliwangi

Prabu Siliwangi diyakini sering melakukan pembersihan diri pada sebuah kolam yang terletak di hulu Sungai Citarum, Gunung Wayang, Jawa Barat.

“Kolam itu memang diceritakan oleh pendahulu saya sebagai kolam pemandian Eyang Prabu Siliwangi. Kalau pengunjung mau mandi di situ, ada tata caranya, saya pandu. Pengunjung harus melepas alas kali, berendam sebanyak tiga kali, dan berkumur dengan air itu sebanyak tiga kali,” ujar juru pelihara, Atep (39).

Atep, generasi ketujuh juru pelihara situs cagar budaya yang sudah bertugas selama tiga tahun itu, mengatakan, pembersihan atau mandi di kolam itu bukan dilakukan untuk meminta sesuatu hal. Namun, untuk menbersihkan hati dan menjernihkan pikiran. (tri)



Redaksi Mediakecantikan.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksikecantikan@gmail.com, dan redaksi@mediakecantikan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here